Retorika.co.id, Takalar – Anggota DPR RI Komisi I Fraksi Partai NasDem, H. Achmad Daeng Se’re, melaksanakan Reses Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 di UPT SMP Negeri 1 Takalar, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan secara simbolis 106 beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa penerima melalui jalur aspirasi. Kehadiran Achmad Daeng Se’re disambut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Rian Pratama, Kepala UPT SMPN 1 Takalar Jufri Abdullah, jajaran guru, komite sekolah, orang tua siswa, serta para peserta didik. Dalam kesempatan itu, ia turut didampingi sang istri, Hj. Megawati Ibrahim, alumni SMPN 1 Takalar, dan putranya, Fadel Achmad, Anggota DPRD Kabupaten Takalar.

Sebanyak 106 siswa yang hadir bersama orang tua atau walinya menerima bantuan PIP melalui aspirasi Achmad Daeng Se’re. Sementara itu, dari total 740 siswa UPT SMPN 1 Takalar, sebanyak 251 siswa telah tercatat sebagai penerima Program Indonesia Pintar, baik melalui kuota reguler pemerintah maupun jalur aspirasi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa agar terus berprestasi.
Dalam sambutannya, Achmad Daeng Se’re mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus menjaga nilai-nilai budaya Bugis-Makassar seperti sipakatau, sipakalebbi, dan saling menghargai sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda. Ia mengaku memiliki ikatan emosional dengan SMPN 1 Takalar karena sang istri pernah menempuh pendidikan di sekolah tersebut. Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, ia juga menyerahkan bantuan seragam batik bagi pengurus sekolah serta sebuah tenda berukuran 4 x 6 meter untuk mendukung kegiatan kepramukaan.
Achmad Daeng Se’re menegaskan bahwa generasi muda merupakan aset masa depan bangsa yang harus mendapat perhatian serius melalui pendidikan yang berkualitas. Ia memotivasi para siswa agar terus belajar dan mempersiapkan diri sejak dini, terutama bagi yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan, termasuk di lingkungan Kementerian Pertahanan, TNI, maupun Badan Intelijen Negara (BIN). Suasana semakin hangat ketika ia mengumumkan akan mentraktir seluruh siswa yang hadir menikmati makanan di kantin sekolah serta memberikan hadiah kepada pembaca Al-Qur’an, pembawa acara, penampil seni, dan siswa yang berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan.
Di hadapan para siswa dan orang tua, Achmad Daeng Se’re juga mengungkapkan bahwa kuota PIP yang sebelumnya berhasil diperjuangkan sebanyak 1.000 penerima berpeluang bertambah sekitar 2.000 kuota lagi setelah dirinya berkomunikasi dengan pimpinan Fraksi Partai NasDem. Selain memperjuangkan sektor pendidikan, ia menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program pembangunan bagi Kabupaten Takalar, seperti bedah rumah, pembangunan jembatan, hingga penyediaan sumur bor demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar, Dody Rian Pratama, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Achmad Daeng Se’re dalam memperluas akses pendidikan melalui penyaluran Program Indonesia Pintar. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu peserta didik memenuhi kebutuhan pendidikan. Dody juga mengungkapkan capaian membanggakan Kabupaten Takalar yang berhasil meraih peringkat kedua nasional dalam pengelolaan dan penyaluran Program Indonesia Pintar, di bawah Kabupaten Bantul, sementara peringkat ketiga diraih Kabupaten Manggarai. Prestasi tersebut mengantarkan Pemerintah Kabupaten Takalar menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan.
Dinas Pendidikan Takalar menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan yang mampu menyajikan data penerima secara valid dan tepat sasaran. Ia menyampaikan terima kasih kepada UPT SMP Negeri 1 Takalar atas dukungannya dalam penyusunan data penerima PIP. Menurutnya, sinergi antara Program Indonesia Pintar dari pemerintah dan aspirasi Achmad Daeng Se’re akan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik. Kegiatan reses yang dipadukan dengan penyaluran PIP ini pun menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan dunia pendidikan dalam memperluas kesempatan belajar serta mewujudkan generasi muda Takalar yang unggul dan berdaya saing.
Jika diinginkan, saya juga dapat menyusun naskah ini dengan gaya bahasa yang lebih khas berita media online agar lebih tajam dan mengalir.
(Mansyur)






