Retorika.co.id, Takalar — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye kembali menunjukkan komitmennya memperkuat pelayanan publik.
Dalam waktu sekitar dua pekan, ia telah memimpin peletakan batu pertama pembangunan tiga kantor kecamatan di Kabupaten Takalar.
Tiga wilayah yang disasar adalah Kecamatan Laikang, Polongbangkeng Timur (Poltim), dan Kepulauan Tanakeke.
Agenda terbaru berlangsung di Dusun Batu Ampar, Desa Macinibaji, Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Jumat (4/9/2026).
Bupati Daeng Manye memimpin langsung peletakan batu pertama. Turut hadir Kadis PUPRP Budiar Rosal, Kadis Sosial dan PMD Andi Rijal, Kadis Pertanian Parawansa, Camat Kepulauan Tanakeke H. Bustam Tika, para Kades, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Pembangunan di Tanakeke dinilai paling strategis. Selama ini warga kepulauan harus menyeberang ke daratan dan memperhitungkan cuaca laut hanya untuk mengurus administrasi.
Bupati menegaskan pembangunan kantor kecamatan bukan sekadar urusan fisik. Ini adalah langkah nyata mewujudkan pemerataan dan mendekatkan pelayanan ke masyarakat.
“Masyarakat daratan dan kepulauan punya hak yang sama. Laut boleh memisahkan wilayah, tetapi tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pemerintah yang layak,” tegas Daeng Manye.
Dengan adanya kantor kecamatan yang representatif di Tanakeke, warga diharapkan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh dan memakan biaya besar untuk urusan pemerintahan.
Rangkaian pembangunan dimulai dari Kecamatan Laikang, dilanjut Polongbangkeng Timur, dan ditutup di Kepulauan Tanakeke
Meski memiliki karakter geografis berbeda, ketiganya punya tujuan sama: memperkuat rentang kendali pemerintahan dan mempercepat pelayanan.
Pemkab Takalar berharap pembangunan ini menjadi bagian dari percepatan pemerataan. Bagi warga kepulauan, kehadiran kantor kecamatan adalah bukti bahwa pembangunan tidak berhenti di daratan.
(MSYR)






