Retorika.co.id, Takalar – Keluarga besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar menggelar doa bersama untuk tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, yang menjadi korban penembakan saat menjalankan tugas.
Doa bersama tersebut dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Takalar, H. Solihin, dalam apel kerja ASN yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag Takalar, Senin (14/9/2026).
Dalam kesempatan itu, seluruh ASN diajak sejenak menundukkan kepala sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para korban.
“Atas nama keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Takalar, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya tiga ASN yang menjadi korban penembakan saat sedang melaksanakan tugas.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujar Solihin.
Solihin juga menyampaikan keprihatinan atas peristiwa kekerasan yang menimpa para aparatur negara tersebut. Menurutnya, ASN yang bertugas di lapangan memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan sekaligus menjalankan berbagai program pemerintah demi kepentingan masyarakat.
“Semoga peristiwa ini menjadi perhatian kita semua dan tidak terulang kembali. Kita berharap seluruh aparatur yang bertugas di mana pun berada senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, dan kekuatan dalam menjalankan amanah,” tambahnya.
Kronologi Penembakan Peristiwa penembakan terhadap rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya terjadi di wilayah Distrik Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 15.53 WIT.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Faizal Ramadhani, rombongan yang terdiri atas 11 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sebelumnya bergerak dari Wamena menuju Distrik Muliama untuk meninjau pelaksanaan program cetak sawah.
Dalam perjalanan, rombongan tersebut diduga diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melepaskan tembakan ke arah kendaraan yang ditumpangi para pegawai. Akibat kejadian itu, tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya meninggal dunia setelah terkena tembakan. Ketiganya masing-masing berinisial WB (24), AR (49), dan AAM (35).
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban maupun rekan-rekan sesama aparatur yang selama ini bersama-sama mengemban tugas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui momentum apel kerja tersebut, Kemenag Takalar berharap doa yang dipanjatkan menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian kepada para ASN yang gugur ketika menjalankan amanah tugas.
Kemenag Takalar juga mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga semangat pengabdian serta mendoakan agar seluruh aparatur negara yang bertugas di daerah rawan senantiasa diberikan keselamatan dan perlindungan oleh Allah SWT.
(MSYR)






