Retorika.co.id, Takalar – Pembangunan Jembatan Beton di Desa Galesong Timur, Kecamatan Galesong Timur, Kabupaten Takalar, terus berjalan. Hingga Selasa (20/10/2026), progres pembangunan jembatan dengan panjang 8 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 2 meter tersebut telah mencapai 9 persen.
Dalam kegiatan pembangunan ini, personel TNI dari Yonif Teritorial (Yon TP) sebanyak 5 orang dan Kodim 1426/Takalar sebanyak 13 orang, bersama 2 orang masyarakat, terlibat langsung dalam mendukung pengerjaan di lapangan. Kegiatan tersebut dipantau oleh Babinsa Desa Galesong Timur, Sertu Muh. Yusuf.
Sejumlah pekerjaan awal telah dilaksanakan, meliputi pembersihan lokasi yang mencapai 80 persen, pekerjaan bowplank 50 persen, dropping material 25 persen, galian biasa 100 persen, urugan tanah kembali 30 persen, serta pekerjaan caveerdam dan pondasi sumuran sedalam 3 meter yang masing-masing telah mencapai 100 persen.
Pembangunan jembatan ini dilaksanakan secara bertahap, dengan tahapan selanjutnya meliputi pengerjaan lantai kerja bawah pondasi, pondasi abutment beton, pilar penyangga, pemasangan girder utama, pengecoran lantai jembatan, hingga pemasangan dinding pengaman dan railing.
Keterlibatan personel TNI bersama masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur tersebut. Sinergi ini diharapkan dapat menjaga pelaksanaan pekerjaan agar berjalan dengan baik sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Selama kegiatan berlangsung, kondisi cuaca cerah dan situasi di lokasi pembangunan terpantau aman serta terkendali.
Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat Desa Galesong Timur, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat setelah jembatan selesai dibangun.
Melalui pendampingan Babinsa dan keterlibatan personel TNI di lapangan, Kodim 1426/Takalar terus mendukung pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Pendim 1426/Takalar).
(MANSYUR)






