Retorika.co.id, Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar mulai memperkenalkan Griya Pangan Panrannuangku sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah. Program yang dikelola Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) itu menyediakan kebutuhan pangan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, Senin (3/08/2026).
Sosialisasi program digelar dengan menghadirkan Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Takalar, Drs. H. Parawangsa, M.Si., didampingi para kepala bidang, serta diikuti perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD)

Parawangsa mengatakan Griya Pangan Panrannuangku merupakan inovasi pemerintah daerah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi.
“Griya Pangan Panrannuangku dihadirkan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga yang terjangkau. Kami berharap keberadaan griya pangan ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Kabupaten Takalar,” kata Parawangsa.
Griya Pangan Panrannuangku berlokasi di Jalan Fitrah Nomor 14, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang. Fasilitas tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok, antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, telur, tepung, serta sejumlah komoditas pangan lainnya yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Melalui sosialisasi tersebut, Dinas TPHPKP mengajak masyarakat memanfaatkan Griya Pangan Panrannuangku sebagai alternatif berbelanja kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat. Pemerintah berharap keberadaan pusat pangan itu tidak hanya membantu meringankan pengeluaran rumah tangga, tetapi juga menciptakan keseimbangan harga di pasaran sehingga gejolak kenaikan harga bahan pokok dapat ditekan.
Program ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Takalar dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui ketersediaan stok dan keterjangkauan harga. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih mudah memenuhi kebutuhan pangan, sementara inflasi daerah tetap terkendali.
Pemerintah Kabupaten Takalar menegaskan akan terus menghadirkan berbagai inovasi di sektor pangan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang tangguh, mandiri, dan memiliki ketahanan pangan yang berkelanjutan.






