Retorika.co.id, Takalar – Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui penandatanganan Surat Keterangan Tanggung Jawab Mutlak (SKTJM) hasil audit sementara belanja modal, belanja barang, dan audit keuangan desa Tahun Anggaran 2025. Kegiatan yang digelar Inspektorat Kabupaten Takalar di Ruang Pola Kantor Bupati, Rabu (29/7/2026), dipimpin langsung Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan dihadiri Inspektur Muhammad Rusli, Kepala Dinas PMD dan Sosial, para camat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Takalar.
Inspektur Kabupaten Takalar Muhammad Rusli menjelaskan, penandatanganan SKTJM merupakan langkah pembinaan dan pengawasan agar setiap temuan hasil audit segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi persoalan hukum. Ia menyebut sekitar 90 persen desa telah menindaklanjuti hasil audit sementara, sekaligus menegaskan bahwa pendekatan pembinaan menjadi arahan utama Bupati dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan desa.
Dalam arahannya, Bupati Mohammad Firdaus Daeng Manye menegaskan bahwa kepala desa merupakan bagian dari sistem pemerintahan nasional yang wajib menjalankan tugas secara profesional, disiplin, dan taat aturan. Menurutnya, pemerintah kabupaten, kecamatan, hingga desa merupakan satu kesatuan yang harus bergerak harmonis demi menghadirkan pelayanan publik dan pembangunan yang optimal. Ia pun mengajak seluruh jajaran menguatkan semangat sinergi dengan prinsip “One Team, One Command”.
Bupati juga meminta Inspektorat memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan Dana Desa, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), serta berbagai program pemerintah lainnya. Ia menekankan bahwa fungsi pengawasan bertujuan melakukan pembinaan dan melindungi pemerintah desa, bukan sekadar mencari kesalahan, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih awal melalui langkah perbaikan.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh kepala desa menjadikan penandatanganan SKTJM sebagai momentum memperkuat integritas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa. Ia optimistis tata kelola yang baik, pengawasan yang kuat, dan sinergi seluruh jajaran pemerintahan akan mendorong kemajuan desa, membuka peluang lebih besar terhadap program pembangunan, serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat Takalar secara merata.






