Retorika.co.id, Gowa – Proyek pembangunan saluran irigasi/GOT di Desa Borimatangkasa kecamatan Bajeng Barat Kabupaten Gowa atau yang disebut proyek Siluman menjadi sorotan tajam setelah ditemukan dugaan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai transparansi pelaksanaan kegiatan, terutama terkait sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, serta jangka waktu pengerjaan. Padahal, papan informasi proyek merupakan sarana penting bagi masyarakat untuk mengetahui secara terbuka identitas dan informasi dasar pekerjaan yang sedang dilaksanakan.
Salah tokoh masyarakat setempat yang tinggal sekitar lokasi pekerjaan diminta keterangannya, bahwa kami juga heran dari mana proyek ini berasal kenapa tiba-tiba ada galian GOT di depan rumah tidak ada papan proyeknya, ucapnya.
Terlihat juga dilokasi bahwa, pekerjaan ini di kerjakan asal jadi, posisi batu dipasang satu baris dan diatasnya dikasi capuran agak lebar agar tampak lebih bagus, ini jelas-jelas ada permainan dari kepala tukang agar keuntungan lebih banyak dari pada kwalitas pekerjaan.
Masyarakat berharap pihak pelaksana dan instansi teknis terkait segera memberikan penjelasan mengenai identitas kegiatan, sumber pendanaan, serta alasan papan informasi proyek tidak terlihat di lokasi.
Pengawasan juga perlu dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
Jangan sampai proyek yang menggunakan anggaran publik berjalan tanpa informasi yang jelas bagi masyarakat. Transparansi bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari pertanggungjawaban pelaksanaan pembangunan.
Jika terbukti terjadi ketidaksesuaian, harus ada tindakan tegas dan pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.
Apabila dari pihak pengelola tidak mengindahkan berita ini, kami akan melaporkan kepihak kejaksaan.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sebagaimana diatur dalam undang-undang nomor 40 th 1999 tentang pers.
(Tim)






