Retorika.co.id, Gowa – Kabar baik bagi para petani di Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa. Kelompok Tani Parang Berua 5 menjadi salah satu penerima bantuan Irigasi Perpompaan (IRPOM) Tahun Anggaran 2026. Bantuan pemerintah tersebut diharapkan mampu mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen petani, 2 November 2026.
Kelompok Tani Parang Berua 5 yang diketuai Arsyad Dg. Nuju menyambut baik bantuan tersebut. Menurutnya, program IRPOM merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan petani, khususnya dalam menghadapi persoalan ketersediaan air untuk lahan persawahan, terutama saat musim kemarau.
Arsyad Dg. Nuju menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar fasilitas pertanian, melainkan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara maksimal. Pihaknya bersama seluruh anggota kelompok tani berkomitmen menggunakan sarana irigasi perpompaan tersebut sesuai peruntukannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para petani.
“Harapan kami, bantuan pemerintah ini betul-betul bisa dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan petani. Kami ingin seluruh anggota kelompok tani dan masyarakat yang ada di sekitar Irpom ini dapat merasakan manfaatnya, sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian bisa lebih terbantu dan hasil pertanian semakin meningkat,” ungkap Arsyad Dg. Nuju.
Ia juga berharap program bantuan IRPOM dapat terus berlanjut sebagai salah satu upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik, perawatan sarana secara bersama-sama, serta semangat gotong royong, Kelompok Tani Parang Berua optimistis bantuan IRPOM 2026 dapat memberikan dampak positif bagi petani di Desa Maccinibaji, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
(MANSYUR)






