Retorika.co.id, Takalar — Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) BKPRMI Galesong menggelar Festival Ramadan 1447 Hijriah dengan mengusung tema “Cahaya Qur’an, Cahaya Masa Depan.” Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Akbar Batetanaya, Desa Bontomangape, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar.
Festival Ramadan tersebut diisi dengan berbagai perlombaan bernuansa Islami yang diikuti para santri TPA serta pembina TPA. Adapun cabang lomba yang dipertandingkan antara lain:

Lomba Adzan
Lomba Hafalan Surat Pendek
Lomba Hafalan Ayat Pilihan
Lomba Tartil Al-Qur’an,
Kegiatan lomba berlangsung selama dua hari,
yakni pada 7–8 dan 17–18 Ramadhan, dan diharapkan mampu menumbuhkan semangat generasi muda dalam mencintai Al-Qur’an.
Pembukaan Festival Ramadan turut dihadiri sejumlah tokoh dan tamu undangan, di antaranya:
Kepala Desa Bontomangape, Bahtiar Hamid
Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Takalar, Ustadz Abdullah Hasan
Ketua DPK BKPRMI Galesong, Ustadz Zainal Nakku
Muh. Syafri, S.Tr.T, selaku pihak yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bontomangape Bahtiar Hamid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPK BKPRMI Galesong yang telah memilih desanya sebagai lokasi pelaksanaan Festival Ramadan.
Sementara itu, Ketua DPD BKPRMI Takalar Ustadz Abdullah Hasan juga mengapresiasi pengurus BKPRMI Galesong atas inisiatif melaksanakan Festival Ramadan. Ia menyebutkan bahwa DPK BKPRMI Galesong merupakan salah satu pengurus kecamatan yang aktif mengadakan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadan.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus masjid di Kabupaten Takalar agar segera melaksanakan pelantikan remaja masjid sebagai bagian dari upaya membina generasi muda yang religius dan berakhlak.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPK BKPRMI Galesong Ustadz Zainal Nakku melaporkan bahwa kegiatan Festival Ramadan ini dapat terlaksana berkat kerja sama antara DPK BKPRMI Galesong dengan beberapa pihak, termasuk dukungan dari para pengusaha yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui Festival Ramadan ini, diharapkan lahir generasi Qur’ani yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam membangun masa depan yang lebih baik.
(MANSYUR)






