Retorika.co.id, Takalar — Dukungan terhadap sektor pertanian dan upaya mewujudkan swasembada pangan terus diperkuat. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, disalurkan kepada kelompok tani di Kelurahan Salaka, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Sabtu (26/9/2026). Penyerahan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, H. Parawangsa.
Bantuan traktor roda empat tersebut diserahkan Gubernur Sulawesi Selatan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Ambo, untuk selanjutnya disalurkan melalui Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) kepada salah satu kelompok tani di Kelurahan Salaka. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat pengolahan lahan sekaligus mendukung percepatan musim tanam, khususnya komoditas strategis seperti jagung dan padi.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar, H. Parawangsa, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap sektor pertanian di Takalar. Menurutnya, keberadaan alsintan menjadi bagian penting dalam mendorong modernisasi pertanian karena dapat membantu petani mengolah lahan secara lebih efektif dan efisien. Ia berharap traktor tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung produktivitas petani serta program swasembada pangan.
“Bantuan traktor roda empat ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok tani untuk mempercepat penanaman jagung dan padi. Ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan sebagaimana yang menjadi target Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ungkap H. Parawangsa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, serta Pimpinan Muhammadiyah Kabupaten Takalar atas sinergi dalam proses penyaluran bantuan tersebut.
Parawangsa berharap kelompok tani penerima menjaga dan merawat traktor dengan baik agar selalu dalam kondisi prima dan dapat digunakan saat dibutuhkan. Ia menegaskan, bantuan alsintan harus memberikan manfaat nyata bagi anggota kelompok tani, bukan sekadar menjadi bantuan yang tidak produktif. “Kelompok tani penerima harus menjaga, merawat, dan menggunakan traktor ini dengan baik.
Harapannya, bantuan ini benar-benar membantu mempercepat pengolahan lahan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Takalar,” harapnya.
(MSYR)






