Retorika.co.id, Takalar – Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM turun langsung mengecek pelayanan publik di Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos-PMD), Rabu (7/10/2026).
Fokus sidak adalah layanan administrasi kepesertaan BPJS Kesehatan yang menjadi salah satu layanan dengan tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi setiap harinya.
Di hadapan petugas, Bupati menekankan pentingnya pelayanan yang cepat dan tidak berbelit. Ia menanyakan langsung berapa lama waktu pelayanan kepada warga.
Petugas menyebut mampu menyelesaikan pelayanan dalam lima menit. Bupati pun meminta komitmen tersebut dijaga secara konsisten.
“Kalau memang bisa lima menit, jangan sampai molor jadi 10 menit apalagi sampai sehari. Masyarakat harus puas dan mendapat kepastian,” tegas Daeng Manye.
Setiap hari, sekitar 30 warga datang mengurus kepesertaan BPJS di Dinsos-PMD. Layanan ini diperuntukkan bagi warga Desil 1 sampai Desil 5, sementara untuk Desil 6 ke atas diwajibkan melengkapi berkas dari pemerintah desa.
Bupati juga mengapresiasi dukungan sistem digital e-Dabu yang telah memudahkan pendataan kepesertaan. Namun, ia mengingatkan bahwa sistem yang baik harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang sigap.
Ia bahkan mendorong agar Dinsos-PMD mempertimbangkan pola kerja shift, mengingat pelayanan kesehatan bersifat mendesak dan warga bisa datang kapan saja, termasuk dari wilayah yang jauh.
“Yang kita layani ini orang sakit. Kebutuhan kesehatan tidak bisa ditunda. Soal anggaran, itu tanggung jawab pemerintah daerah. Yang terpenting masyarakat terlayani,” pungkasnya.
(MANSYUR)






