Close Menu
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
What's Hot

Fasilitas Negara Jadi Sasaran, Warga Takalar Minta APH Bertindak Tanpa Kompromi!

April 30, 2026

Bupati Daeng Manye Kantongi 32 Rekomendasi DPRD, Akselerasi Pembangunan Jadi Prioritas

April 30, 2026

Imigrasi Sulsel Jalin Sinergitas dengan LIDIK PRO di Makassar

April 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
Trending
  • Fasilitas Negara Jadi Sasaran, Warga Takalar Minta APH Bertindak Tanpa Kompromi!
  • Bupati Daeng Manye Kantongi 32 Rekomendasi DPRD, Akselerasi Pembangunan Jadi Prioritas
  • Imigrasi Sulsel Jalin Sinergitas dengan LIDIK PRO di Makassar
  • Cegah Banjir Saat Musim Hujan: Danramil Pimpin Warga Cikoang Bersihkan 150 Meter Saluran Air
  • Bupati Takalar Hadiri Pelantikan Rektor Unhas, Dorong Kolaborasi Strategis Daerah dan Kampus
  • Daeng Manye Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih di Sektor Pertanahan
  • Wabup Takalar Launching Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS, Fokus Profesionalisme
  • Ombak Bawa Sampah, TNI Bawa Solusi: Pesisir Boddia Kembali Bersih Berkat Karya Bakti
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
RetorikaRetorika
Demo
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
Home»Makassar»Kompleks Perjuangan : Simbol Keteguhan Warga Pertahankan Hak Atas Tanah
Makassar

Kompleks Perjuangan : Simbol Keteguhan Warga Pertahankan Hak Atas Tanah

AdminBy AdminMei 19, 2025Updated:Mei 20, 2025Tidak ada komentar79 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Retorika.co.id, Makassar – Ribuan warga Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menyampaikan harapan agar proses penyelesaian sengketa lahan yang mereka tempati dapat dilakukan secara terbuka, adil, dan melibatkan semua pihak. Hal ini disampaikan menyusul Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Makassar, Senin, 19 Mei 2025, antara DPRD, Camat Manggala, dan pihak PT Aditarina Arispratama.

Warga yang telah menghuni wilayah tersebut selama puluhan tahun menyatakan keprihatinan atas arah diskusi dalam forum tersebut, yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan aspirasi mereka. Menurut mereka, penyelesaian konflik agraria semestinya mendengarkan semua suara, terutama dari masyarakat yang terdampak langsung.

“Kami telah tinggal di sini selama puluhan tahun secara terbuka dan damai. Banyak dari kami memiliki bukti pembelian berupa kwitansi. Kami bukan pendatang, kami bagian dari komunitas yang membangun kawasan ini,” ujar Zaenab, seorang warga setempat, saat ditemui pada Selasa (20/5/2025).

Menurut Zaenab, dalam praktik lokal pertanahan, kwitansi jual beli dan penguasaan lahan secara fisik selama bertahun-tahun sering dijadikan dasar pengakuan atas tanah. Hal ini, tambahnya, juga sejalan dengan prinsip hukum yang tercantum dalam Pasal 1963 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

Baca Juga:  Danny Pomanto Bakal Mencoblos di TPS 001 Mamajang, Azhar Arsyad di TPS 027 Biringkanaya

Pasal tersebut menyatakan bahwa penguasaan lahan selama 20 tahun secara terus-menerus tanpa gangguan dapat menjadi dasar untuk memperoleh hak milik. Warga berharap hal ini menjadi pertimbangan dalam proses penyelesaian yang sedang berlangsung.

Sejumlah warga juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa proses mediasi bisa menjadi tidak berimbang apabila tidak melibatkan masyarakat secara penuh. Mereka menilai pentingnya peran DPRD dan pemerintah kecamatan sebagai fasilitator yang netral dan menjunjung prinsip keadilan.

“Kami menghormati proses hukum dan dialog, tapi jangan sampai ada kesan keberpihakan sebelum semua fakta didengarkan. Forum mediasi seharusnya tempat mencari solusi, bukan menghakimi salah satu pihak,” ujar seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mengingatkan bahwa persoalan ini bukan hanya berkaitan dengan dokumen administratif, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial, kemanusiaan, dan masa depan ribuan keluarga. “Ini soal tempat kami tinggal, membesarkan anak-anak, dan hidup bertetangga. Jangan abaikan aspek kemanusiaannya,” tegas Zaenab.

Baca Juga:  Simulasi Sebanyak 10 Kandidat Kepala Daerah Memilih Di Makassar

Sebagai bagian dari aspirasi mereka, warga mengutip Pasal 28H dan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas tempat tinggal layak, dan bahwa bumi, air, serta kekayaan alam lainnya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Di kawasan tempat tinggal mereka yang disebut “Kompleks Perjuangan”, warga menyampaikan keinginan untuk tetap menyelesaikan persoalan secara damai. Mereka juga berharap tidak ada tekanan, penggiringan opini, atau pendekatan intimidatif yang merugikan satu pihak.

“Kami siap berdialog. Tapi jika hak kami terus diabaikan, kami juga akan menggunakan saluran hukum yang tersedia, termasuk mengadu ke tingkat nasional. Ini bentuk tanggung jawab kami menjaga hak hidup dan martabat,” tambah salah satu tokoh masyarakat.

Warga Bitoa menegaskan bahwa tanah yang mereka tempati bukan sekadar objek ekonomi, melainkan bagian dari sejarah, identitas, dan kehidupan mereka. “Kami tidak ingin berkonflik, kami ingin solusi. Hukum harus hadir sebagai penyeimbang antara masyarakat dan kekuatan lain,” tutup Zaenab.

Baca Juga:  Kerahkan Armada Damkar, Si Jago Merah Melalap Ruko Di Rajawali Makassar

Red*

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram

Berita Lainnya:

Makassar

Imigrasi Sulsel Jalin Sinergitas dengan LIDIK PRO di Makassar

April 30, 2026
Makassar

Lurah Laikang, Kec. Biringkanaya Sulit Ditemui di Kantornya: Warga Kesulitan Mendapatkan Tanda Tangan

April 24, 2026
Makassar

Diduga Kepala Disnakertrans Prov Sulsel Alergi dengan Awak Media, WhatsApp diblokir !!*

April 18, 2026
Top Posts

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,028

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,000

Walikota Danny Geram Kantor PD Pasar Didemo Pedagang, Saya Gantiko…

Desember 27, 2023715

Sambut Idul Fitri 2025, The View Resto & Cafe Sampulungan Hadirkan Promo Spesial dengan Diskon Hingga 30%

Maret 27, 2025593
Don't Miss
PEMERINTAHAN

Fasilitas Negara Jadi Sasaran, Warga Takalar Minta APH Bertindak Tanpa Kompromi!

By MansyurApril 30, 20260

Retorika.co.id, Takalar – Masyarakat Kabupaten Takalar mengecam keras aksi pengrusakan fasilitas negara yang terjadi di…

Bupati Daeng Manye Kantongi 32 Rekomendasi DPRD, Akselerasi Pembangunan Jadi Prioritas

April 30, 2026

Imigrasi Sulsel Jalin Sinergitas dengan LIDIK PRO di Makassar

April 30, 2026

Cegah Banjir Saat Musim Hujan: Danramil Pimpin Warga Cikoang Bersihkan 150 Meter Saluran Air

April 30, 2026
Demo
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT:
PT. MULTIMEDIA RETORIKA PERKASA
Nomor AHU-0042850.AH.01.01.Tahun 2020
ALAMAT REDAKSI ;

Jalan Daeng Tata 03 Lrg. 09 RT.011/RW.007, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
Telp/Wa : 0821-8751-1644

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Fasilitas Negara Jadi Sasaran, Warga Takalar Minta APH Bertindak Tanpa Kompromi!

April 30, 2026

Bupati Daeng Manye Kantongi 32 Rekomendasi DPRD, Akselerasi Pembangunan Jadi Prioritas

April 30, 2026

Imigrasi Sulsel Jalin Sinergitas dengan LIDIK PRO di Makassar

April 30, 2026
Most Popular

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,028

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,000

Walikota Danny Geram Kantor PD Pasar Didemo Pedagang, Saya Gantiko…

Desember 27, 2023715
Kategori
  • Asia
  • Birokrasi/Pemerintahan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • Danny Pomanto
  • Dinas Ketahanan Pangan Makassar
  • Dinas Parawisata Makassar
  • Dinas Pariwisata Kota Makassar
  • Dinas Pu Kota Makassar
  • Diskominfo Makassar
  • Disperkim Makassar
  • EKONOMI
  • Ent & Arts
  • Europe
  • Film & Drama
  • Finance
  • Fitness
  • Gowa
  • Health Science
  • HIBURAN
  • Home Decor
  • HUKUM
  • Kapolres Gowa
  • Kecamatan Mamajang
  • Kecamatan Ujung Tanah
  • KESEHATAN
  • Laksus
  • Lifestyle
  • Luxury
  • Makassar
  • Maros
  • Media & Culture
  • METRO
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Organisasi dan Komunitas
  • PEMERINTAHAN
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Politics
  • POLITIK
  • Polri
  • RAGAM
  • Science
  • Sports
  • Takalar
  • TEKNOLOGI
  • US & Canada
  • videos
  • WAJO
  • World
© 2026 RETORIKA. Designed by WEBPro.
  • Home
  • REDAKSI RETORIKA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.