Close Menu
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
What's Hot

Bupati Daeng Manye Dorong Petani Rumput Laut Takalar Go Digital, Gandeng ILO dan Swiss Atasi 5 Persoalan Utama

September 24, 2026

Aspirasi Petani Moncongkomba Dijawab Cepat, Bupati Takalar Realisasikan Bantuan Pompa Air dalam Sehari

September 24, 2026

Takalar Bangun 81 Titik Irigasi, Daeng Manye Targetkan Petani Bebas Ketergantungan Pompa

September 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
Trending
  • Bupati Daeng Manye Dorong Petani Rumput Laut Takalar Go Digital, Gandeng ILO dan Swiss Atasi 5 Persoalan Utama
  • Aspirasi Petani Moncongkomba Dijawab Cepat, Bupati Takalar Realisasikan Bantuan Pompa Air dalam Sehari
  • Takalar Bangun 81 Titik Irigasi, Daeng Manye Targetkan Petani Bebas Ketergantungan Pompa
  • Bupati Daeng Manye Datangi Nelayan Palalakkang Solar Langka Jadi Sorotan
  • Bupati Daeng Manye Turun ke Lahan, Panen Cabai Bersama Warga
  • Koramil 1426-04/Galesong Intensifkan Sholat Subuh Berjamaah Keliling, Perkuat Silaturahmi Dengan Masyarakat
  • Koramil 1426-06/Mapsu Bersama Siswa dan Masyarakat Laksanakan Kerja Bakti Bersihkan Got dan Pinggir Jalan
  • SDN 73 Bontorita 1 Takalar “Sulit Tidur”, Rehab Sekolah Rp700 Jutaan Minim 
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
RetorikaRetorika
Demo
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
Home»Makassar»Kompleks Perjuangan : Simbol Keteguhan Warga Pertahankan Hak Atas Tanah
Makassar

Kompleks Perjuangan : Simbol Keteguhan Warga Pertahankan Hak Atas Tanah

AdminBy AdminMei 19, 2025Updated:Mei 20, 2025Tidak ada komentar87 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Oplus_131072
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Retorika.co.id, Makassar – Ribuan warga Kelurahan Bitoa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menyampaikan harapan agar proses penyelesaian sengketa lahan yang mereka tempati dapat dilakukan secara terbuka, adil, dan melibatkan semua pihak. Hal ini disampaikan menyusul Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Kantor DPRD Makassar, Senin, 19 Mei 2025, antara DPRD, Camat Manggala, dan pihak PT Aditarina Arispratama.

Warga yang telah menghuni wilayah tersebut selama puluhan tahun menyatakan keprihatinan atas arah diskusi dalam forum tersebut, yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan aspirasi mereka. Menurut mereka, penyelesaian konflik agraria semestinya mendengarkan semua suara, terutama dari masyarakat yang terdampak langsung.

“Kami telah tinggal di sini selama puluhan tahun secara terbuka dan damai. Banyak dari kami memiliki bukti pembelian berupa kwitansi. Kami bukan pendatang, kami bagian dari komunitas yang membangun kawasan ini,” ujar Zaenab, seorang warga setempat, saat ditemui pada Selasa (20/5/2025).

Menurut Zaenab, dalam praktik lokal pertanahan, kwitansi jual beli dan penguasaan lahan secara fisik selama bertahun-tahun sering dijadikan dasar pengakuan atas tanah. Hal ini, tambahnya, juga sejalan dengan prinsip hukum yang tercantum dalam Pasal 1963 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).

Baca Juga:  Aksi Unras KP-GRD Tuntut Pemda Maros Hentikan Tambang Galian C

Pasal tersebut menyatakan bahwa penguasaan lahan selama 20 tahun secara terus-menerus tanpa gangguan dapat menjadi dasar untuk memperoleh hak milik. Warga berharap hal ini menjadi pertimbangan dalam proses penyelesaian yang sedang berlangsung.

Sejumlah warga juga mengungkapkan kekhawatiran bahwa proses mediasi bisa menjadi tidak berimbang apabila tidak melibatkan masyarakat secara penuh. Mereka menilai pentingnya peran DPRD dan pemerintah kecamatan sebagai fasilitator yang netral dan menjunjung prinsip keadilan.

“Kami menghormati proses hukum dan dialog, tapi jangan sampai ada kesan keberpihakan sebelum semua fakta didengarkan. Forum mediasi seharusnya tempat mencari solusi, bukan menghakimi salah satu pihak,” ujar seorang warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga mengingatkan bahwa persoalan ini bukan hanya berkaitan dengan dokumen administratif, tetapi juga menyangkut kehidupan sosial, kemanusiaan, dan masa depan ribuan keluarga. “Ini soal tempat kami tinggal, membesarkan anak-anak, dan hidup bertetangga. Jangan abaikan aspek kemanusiaannya,” tegas Zaenab.

Baca Juga:  Dugaan Pelecehan: SR Jalani Pemeriksaan, Kuasa Hukum Minta Proses Hukum Obyektif

Sebagai bagian dari aspirasi mereka, warga mengutip Pasal 28H dan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang menyatakan bahwa setiap warga negara berhak atas tempat tinggal layak, dan bahwa bumi, air, serta kekayaan alam lainnya dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Di kawasan tempat tinggal mereka yang disebut “Kompleks Perjuangan”, warga menyampaikan keinginan untuk tetap menyelesaikan persoalan secara damai. Mereka juga berharap tidak ada tekanan, penggiringan opini, atau pendekatan intimidatif yang merugikan satu pihak.

“Kami siap berdialog. Tapi jika hak kami terus diabaikan, kami juga akan menggunakan saluran hukum yang tersedia, termasuk mengadu ke tingkat nasional. Ini bentuk tanggung jawab kami menjaga hak hidup dan martabat,” tambah salah satu tokoh masyarakat.

Warga Bitoa menegaskan bahwa tanah yang mereka tempati bukan sekadar objek ekonomi, melainkan bagian dari sejarah, identitas, dan kehidupan mereka. “Kami tidak ingin berkonflik, kami ingin solusi. Hukum harus hadir sebagai penyeimbang antara masyarakat dan kekuatan lain,” tutup Zaenab.

Baca Juga:  Perkuat Kemitraan dan Sinergitas, Camat Tallo Hadiri Pertemuan Bersama Institusi Penegak Hukum

Red*

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram

Berita Lainnya:

Makassar

Merasa Diabaikan, Jukir Pasar Cidu Tagih Janji Perumda Parkir Makassar Terkait Fasilitas Rompi

Juli 30, 2026
Makassar

Sengketa Informasi PT Pegadaian Makassar & Sulsel: Tanda Tanya Atas Implementasi Keterbukaan Informasi Publik

Juli 29, 2026
Makassar

Lurah Tabaringan Tertibkan Bangunan di Atas Drainase, Warga Pasar Cidu Terima Surat Peringatan

Juli 14, 2026
Top Posts

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Wanita yang Diduga Stafnya

Mei 25, 20262,928

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,052

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,019

Walikota Danny Geram Kantor PD Pasar Didemo Pedagang, Saya Gantiko…

Desember 27, 2023722
Don't Miss
PEMERINTAHAN

Bupati Daeng Manye Dorong Petani Rumput Laut Takalar Go Digital, Gandeng ILO dan Swiss Atasi 5 Persoalan Utama

By MansyurSeptember 24, 20260

Retorika.co.id, Takalar – Diskominfo-SP, 23 September 2026 Bupati Takalar Daeng Manye menegaskan komitmen Pemkab Takalar…

Aspirasi Petani Moncongkomba Dijawab Cepat, Bupati Takalar Realisasikan Bantuan Pompa Air dalam Sehari

September 24, 2026

Takalar Bangun 81 Titik Irigasi, Daeng Manye Targetkan Petani Bebas Ketergantungan Pompa

September 22, 2026

Bupati Daeng Manye Datangi Nelayan Palalakkang Solar Langka Jadi Sorotan

September 22, 2026
Demo
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT:
PT. MULTIMEDIA RETORIKA PERKASA
Nomor AHU-0042850.AH.01.01.Tahun 2020
ALAMAT REDAKSI ;

Jalan Daeng Tata 03 Lrg. 09 RT.011/RW.007, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
Telp/Wa : 0821-8751-1644

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Bupati Daeng Manye Dorong Petani Rumput Laut Takalar Go Digital, Gandeng ILO dan Swiss Atasi 5 Persoalan Utama

September 24, 2026

Aspirasi Petani Moncongkomba Dijawab Cepat, Bupati Takalar Realisasikan Bantuan Pompa Air dalam Sehari

September 24, 2026

Takalar Bangun 81 Titik Irigasi, Daeng Manye Targetkan Petani Bebas Ketergantungan Pompa

September 22, 2026
Most Popular

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Wanita yang Diduga Stafnya

Mei 25, 20262,928

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,052

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,019
Kategori
  • Asia
  • Birokrasi/Pemerintahan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • Danny Pomanto
  • Dinas Ketahanan Pangan Makassar
  • Dinas Parawisata Makassar
  • Dinas Pariwisata Kota Makassar
  • Dinas Pu Kota Makassar
  • Diskominfo Makassar
  • Disperkim Makassar
  • EKONOMI
  • Ent & Arts
  • Europe
  • Film & Drama
  • Finance
  • Fitness
  • Gowa
  • Health Science
  • HIBURAN
  • Home Decor
  • HUKUM
  • Kapolres Gowa
  • Kecamatan Mamajang
  • Kecamatan Ujung Tanah
  • KESEHATAN
  • Laksus
  • Lifestyle
  • Luxury
  • Makassar
  • Maros
  • Media & Culture
  • METRO
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Organisasi dan Komunitas
  • PEMERINTAHAN
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Politics
  • POLITIK
  • Polri
  • RAGAM
  • Science
  • Sports
  • Takalar
  • TEKNOLOGI
  • US & Canada
  • videos
  • WAJO
  • World
© 2026 RETORIKA. Designed by WEBPro.
  • Home
  • REDAKSI RETORIKA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.