Close Menu
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
What's Hot

Hamka B. Kady dan Bupati Jeneponto Cek Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Ta’bassi

Juli 28, 2026

Bapperida Takalar Perkuat Arah Pembangunan, Inovasi Teknologi dan Pertanian Modern Jadi Prioritas

Juli 28, 2026

Bupati Takalar Gandeng Hamka B. Kady, Percepat Realisasi Infrastruktur untuk Masyarakat

Juli 28, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
Trending
  • Hamka B. Kady dan Bupati Jeneponto Cek Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Ta’bassi
  • Bapperida Takalar Perkuat Arah Pembangunan, Inovasi Teknologi dan Pertanian Modern Jadi Prioritas
  • Bupati Takalar Gandeng Hamka B. Kady, Percepat Realisasi Infrastruktur untuk Masyarakat
  • Hamka B. Kady Tinjau P3-TGAI di Desa Kale Lantang, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkualitas
  • Daeng Manye Dorong Transformasi Digital, Minta Pejabat Takalar Tinggalkan Pola Kerja Manual
  • Hamka B. Kady Turun ke Lapangan Awasi Pembangunan P3-TGAI Demi Manfaat Maksimal bagi Petani
  • Pimpin Apel Gabungan, Bupati Takalar Minta ASN Tinggalkan Budaya Absen Tanpa Produktifitas
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Telegram
RetorikaRetorika
Demo
  • Home
  • NASIONAL
    • PEMERINTAHAN
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
    • KESEHATAN
    • OPINI
    • BUDAYA
    • TEKNOLOGI
    • HIBURAN
    • OLAHRAGA
Retorika
  • Home
  • NASIONAL
  • METRO
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • POLITIK
  • HUKUM
  • RAGAM
Home»NASIONAL»Ada apa dengan Desa Wisata Bulu Cindea: Sehingga Harapan Wisata Alam Berujung pada Kecewa dan Ketimpangan
NASIONAL

Ada apa dengan Desa Wisata Bulu Cindea: Sehingga Harapan Wisata Alam Berujung pada Kecewa dan Ketimpangan

aldi sikotaBy aldi sikotaOktober 30, 2024Updated:November 1, 2024Tidak ada komentar122 Views
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

 

Retorika.co.id Pangkep, 30 Oktober 2024 – Desa Bulu Cindea, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), yang digadang-gadang sebagai destinasi ekowisata, ternyata jauh dari ekspektasi. Malah bukannya menjadi suatu kebanggaan, desa ini justru mendapat sorotan publik akibat kegagalan program wisata dan ketidakjelasan penggunaan dana desa yang memancing amarah warga.

Pemancingan Mati Surya, Simbol Kealpaan Pengelolaan

Fasilitas pemancingan di Dusun Bujung Tangaya, salah satu ikon wisata alam desa ini, kini tidak berfungsi. Ketergantungan pada air tadah hujan membuat area ini tak menarik lagi bagi wisatawan untuk mengunjungi tempat tersebut. Fasilitas yang mati surya ini mencerminkan lemahnya komitmen pihak desa dalam mengembangkan potensi wisata yang seharusnya menjadi nilai tambah bagi perekonomian setempat.

Mangrove yang Tak Pernah Menjadi Nyata

Program ekowisata hutan mangrove di Desa Bulu Cindea pun hanya tampak sebagai rencana kosong. Tanpa dampingan dari konsultan lingkungan, hasil penanaman hanya menyisakan deretan bambu liar, sementara pohon mangrove yang dijanjikan tak kunjung tumbuh. Pengelolaan proyek yang asal-asalan ini mengindikasikan minimnya kontrol dan ketidakseriusan atas pihak terkait dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Baca Juga:  LIDIK PRO All Out Dukung Andi Baso Pimpin Kembali PORDI Sulsel
Bantuan Nelayan yang Berat Sebelah

Tidak hanya gagal dalam wisata, pengelolaan bantuan nelayan di desa ini pun dilaporkan penuh dengan praktik yang tidak transparan. Warga mengungkapkan bahwa hanya kerabat atau mereka yang memiliki hubungan politik dengan pemerintah desa yang mendapat bantuan sarana dan prasarana nelayan. Fakta bahwa bantuan untuk nelayan malah menjadi alat politik sungguh menyinggung rasa keadilan warga desa yang benar-benar memerlukan dukungan tersebut.

Adapun manipulasi dalam Pembangunan Jalan Nelayan

Sebagai tambahan, proyek pembangunan jalan nelayan yang didanai dari anggaran desa disinyalir penuh dengan kejanggalan. Warga menduga adanya manipulasi dalam volume jalan yang dibangun, di mana anggaran besar yang digelontorkan tidak sebanding dengan hasil nyata di lapangan. Kecurigaan ini mencerminkan betapa dana desa seakan menjadi “kas pribadi” yang bebas dimanfaatkan tanpa pengawasan.

Baca Juga:  Resmikan Kampoeng Eropa Malino, Bupati Adnan Mampu Tingkatkan Kunjungan Wisatawan Di Gowa
Ketika warga Bersuara, Aparat Diam

Rasa kekecewaan membuat beberapa warga Desa Bulu Cindea nekat mendatangi redaksi Celebes Post untuk menyampaikan keresahan mereka. AM, BD, AS, dan MI, yang meminta agar identitasnya disembunyikan, menyinggung adanya hubungan keluarga antara Kepala Desa dan seorang oknum aparat kepolisian yang membuat mereka ragu akan adanya tindakan yang adil dan berani. Mereka mempertanyakan apakah harapan pada pemerintahan desa akan terus terbungkam oleh ketakutan atau mungkin, keberpihakan yang salah tempat.

Ironis nya lagi, desa yang seharusnya membawa harapan lewat potensi wisatanya justru menimbulkan kekecewaan mendalam. Desa Bulu Cindea kini menjadi cermin kelam dari ambisi yang tak sejalan dengan pengelolaan yang transparan dan komitmen untuk kesejahteraan warga.

Farid Mamma, SH., M.H. Kecam Pengelolaan Desa yang Tak Transparan

Farid Mamma, SH., M.H., pemerhati desa sekaligus pakar hukum pidana, perdata, agraria, dan Undang-Undang Desa, turut mengecam pengelolaan Desa Bulu Cindea yang dianggap tidak transparan dan cenderung manipulatif. Farid menyatakan, “Praktik pengelolaan seperti ini melanggar prinsip dasar tata kelola desa yang baik dan bertentangan dengan amanah UU Desa. Apabila manipulasi anggaran ini terbukti, tidak tertutup kemungkinan adanya pidana yang harus dipertanggungjawabkan oleh pihak desa.”

Baca Juga:  Satgas Drainase & SDA Dinas PU Laksanakan Normalisasi Saluran Sekunder

Lebih lanjut, Farid menyoroti ketimpangan distribusi bantuan yang disebut-sebut hanya diberikan kepada kolega tertentu. “Memanfaatkan bantuan untuk kepentingan politik atau hubungan keluarga adalah bentuk penyalahgunaan wewenang yang tidak bisa ditoleransi. Ini mencederai kepercayaan masyarakat dan menciptakan ketidakadilan di desa yang harusnya mengutamakan kepentingan publik,” tegasnya.

Menurutnya, perlu ada investigasi menyeluruh dari aparat berwenang untuk menelusuri adanya potensi pelanggaran hukum agraria, pidana, dan perdata. Farid menegaskan bahwa, jika pengawasan tidak dilakukan secara serius, maka hak-hak masyarakat desa akan terus terabaikan.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Email Telegram

Berita Lainnya:

NASIONAL

Hamka B. Kady dan Bupati Jeneponto Cek Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Ta’bassi

Juli 28, 2026
NASIONAL

Nobar Piala Dunia 2026 di Wilayah Kodim 1426/Takalar, Pererat Silaturahmi TNI dan Masyarakat

Juli 15, 2026
NASIONAL

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Wanita yang Diduga Stafnya

Mei 25, 2026
Top Posts

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Wanita yang Diduga Stafnya

Mei 25, 20262,898

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,039

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,016

Walikota Danny Geram Kantor PD Pasar Didemo Pedagang, Saya Gantiko…

Desember 27, 2023721
Don't Miss
NASIONAL

Hamka B. Kady dan Bupati Jeneponto Cek Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Ta’bassi

By MansyurJuli 28, 20260

Retorika.co.id, JENEPONTO – Anggota DPR RI, H. Hamka B. Kady, meninjau langsung progres pembangunan jembatan…

Bapperida Takalar Perkuat Arah Pembangunan, Inovasi Teknologi dan Pertanian Modern Jadi Prioritas

Juli 28, 2026

Bupati Takalar Gandeng Hamka B. Kady, Percepat Realisasi Infrastruktur untuk Masyarakat

Juli 28, 2026

Hamka B. Kady Tinjau P3-TGAI di Desa Kale Lantang, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkualitas

Juli 27, 2026
Demo
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

About Us
About Us

PENERBIT:
PT. MULTIMEDIA RETORIKA PERKASA
Nomor AHU-0042850.AH.01.01.Tahun 2020
ALAMAT REDAKSI ;

Jalan Daeng Tata 03 Lrg. 09 RT.011/RW.007, Kelurahan Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan
Telp/Wa : 0821-8751-1644

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
Our Picks

Hamka B. Kady dan Bupati Jeneponto Cek Langsung Pembangunan Jembatan Gantung Ta’bassi

Juli 28, 2026

Bapperida Takalar Perkuat Arah Pembangunan, Inovasi Teknologi dan Pertanian Modern Jadi Prioritas

Juli 28, 2026

Bupati Takalar Gandeng Hamka B. Kady, Percepat Realisasi Infrastruktur untuk Masyarakat

Juli 28, 2026
Most Popular

Lurah di Pangkep Digerebek di Penginapan Bersama Wanita yang Diduga Stafnya

Mei 25, 20262,898

Diduga Konspirasi Berkedok Janji Proyek Pemerintah, Terancam Pidana

Desember 10, 20241,039

Rakerda Perdana LSM Triga Nusantara Indonesia dan IWANI Sulsel Sukses Digelar di Tanjung Bira

November 4, 20241,016
Kategori
  • Asia
  • Birokrasi/Pemerintahan
  • BUDAYA
  • DAERAH
  • Danny Pomanto
  • Dinas Ketahanan Pangan Makassar
  • Dinas Parawisata Makassar
  • Dinas Pariwisata Kota Makassar
  • Dinas Pu Kota Makassar
  • Diskominfo Makassar
  • Disperkim Makassar
  • EKONOMI
  • Ent & Arts
  • Europe
  • Film & Drama
  • Finance
  • Fitness
  • Gowa
  • Health Science
  • HIBURAN
  • Home Decor
  • HUKUM
  • Kapolres Gowa
  • Kecamatan Mamajang
  • Kecamatan Ujung Tanah
  • KESEHATAN
  • Laksus
  • Lifestyle
  • Luxury
  • Makassar
  • Maros
  • Media & Culture
  • METRO
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • Organisasi dan Komunitas
  • PEMERINTAHAN
  • Pemkot Makassar
  • PENDIDIKAN
  • Politics
  • POLITIK
  • Polri
  • RAGAM
  • Science
  • Sports
  • Takalar
  • TEKNOLOGI
  • US & Canada
  • videos
  • WAJO
  • World
© 2026 RETORIKA. Designed by WEBPro.
  • Home
  • REDAKSI RETORIKA

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.