Retorika.co.id, Takalar – Suasana haru menyelimuti acara perpisahan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar Dr. H. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP,. M.IKom. yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar, Selasa (6/10/2026) Malam.
Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM secara langsung melepas kepergian Sekda Takalar yang akan melanjutkan tugas pengabdian di Pemerintah Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas dedikasi Hasbi selama 22 tahun mengabdi di Takalar.
“Hari ini kita melepas seorang birokrat terbaik Takalar. 22 tahun bukan waktu yang singkat. Pak Hasbi memulai dari bawah sebagai Seklur hingga menjadi Sekda termuda dan pernah menjadi Pj Bupati. Ini adalah perjalanan pengabdian yang luar biasa dan tidak akan dilupakan oleh Takalar,” ujar Bupati.
Bupati menyebut, Hasbi merupakan sosok yang menjadi penjaga kesinambungan pemerintahan di masa transisi kepemimpinan, serta memiliki peran besar dalam mengawal tata kelola keuangan daerah hingga meraih opini WTP dari BPK RI.
“Beliau selalu mengingatkan kita bahwa WTP itu bukan soal laporan keuangan, tapi soal harga diri daerah. Itu adalah pesan yang kuat tentang integritas birokrasi,” ungkap Daeng Manye.
Bupati juga mengenang kedekatan dan kerja sama yang terjalin selama ini dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Tentu kami merasa kehilangan. Tapi kami memahami dan menghormati keputusan beliau untuk melanjutkan tugas di Makassar karena pertimbangan keluarga. Atas nama pemerintah dan masyarakat Takalar, saya mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian,” katanya.
Di akhir sambutan, Bupati menyampaikan doa dan harapan agar Hasbi semakin sukses di tempat tugas yang baru.
“Selamat bertugas di tempat baru. Semoga sehat, sukses, dan terus berprestasi. Takalar adalah rumah ta, pintu Takalar selalu terbuka untuk Pak Hasbi. Jaga nama baik Takalar dimanapun berada,” pungkas Bupati.
Sementara itu, Dr. Muhammad Hasbi dalam sambutan perpisahannya menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati, pimpinan, dan seluruh ASN Takalar. Ia mengaku Takalar telah membentuk dirinya sebagai birokrat.
“Dua puluh dua tahun, Takalar telah menjadi bagian penting dalam hidup saya. Takalar yang membentuk saya. Daerah ini adalah tanah tumpah darah saya. Terima kasih atas kebersamaan selama ini,” ucap Hasbi dengan haru.
Ia juga menitipkan pesan kepada seluruh ASN untuk tetap kompak, solid, dan bekerja penuh dedikasi mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Takalar.
Acara perpisahan ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama jajaran Pemkab Takalar.
(MANSYUR)






