<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Panen Cabai Bersama Warga# &#8211; Retorika</title>
	<atom:link href="https://www.retorika.co.id/tag/panen-cabai-bersama-warga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.retorika.co.id</link>
	<description>Multi Media Perkasa</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 08:55:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://www.retorika.co.id/wp-content/uploads/2022/11/cropped-logo-pav-retorika-32x32.png</url>
	<title>Panen Cabai Bersama Warga# &#8211; Retorika</title>
	<link>https://www.retorika.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bupati Daeng Manye Turun ke Lahan, Panen Cabai Bersama Warga</title>
		<link>https://www.retorika.co.id/pemerintahan/bupati-daeng-manye-turun-ke-lahan-panen-cabai-bersama-warga/12735/</link>
					<comments>https://www.retorika.co.id/pemerintahan/bupati-daeng-manye-turun-ke-lahan-panen-cabai-bersama-warga/12735/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mansyur]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 08:55:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[PEMERINTAHAN]]></category>
		<category><![CDATA[Takalar]]></category>
		<category><![CDATA[#Bupati Daeng Manye Turun ke Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Panen Cabai Bersama Warga#]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.retorika.co.id/?p=12735</guid>

					<description><![CDATA[Retorika.co.id, Takalar — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama warga memanen cabai merah di Dusun Laikang, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Selasa (22/9/2026). Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Takalar Parawangsa, Camat Polsel Ayatullah Rawatib, Kapolsek, Danramil 02 Kodim 1426/Takalar, serta lurah dan kepala desa se-Kecamatan Polsel. Dalam [...]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Retorika.co.id, Takalar — Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye bersama warga memanen cabai merah di Dusun Laikang, Desa Moncongkomba, Kecamatan Polongbangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Selasa (22/9/2026).</p>
<p>Turut hadir Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Takalar Parawangsa, Camat Polsel Ayatullah Rawatib, Kapolsek, Danramil 02 Kodim 1426/Takalar, serta lurah dan kepala desa se-Kecamatan Polsel.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Daeng Manye berdiskusi langsung dengan para petani sekaligus melihat hasil panen cabai yang dikembangkan masyarakat.</p>
<p>“Saya sangat senang jika melihat petani cabai di Desa Moncongkomba ini yang begitu produktif. Ini juga merupakan simbol ketekunan atau ketelatenan yang mesti didorong agar ekonomi daerah makin menggeliat,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Daeng Manye, panen cabai tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa produktivitas pertanian dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan petani.</p>
<p>“Pertanian adalah tulang punggung ekonomi daerah. Pemerintah akan terus hadir memberikan dukungan, baik dari sisi bibit, teknologi, hingga irigasi. Kita ingin petani semakin sejahtera,” tegasnya.</p>
<p>Daeng Manye menyebut para petani yang tergabung dalam kelompok tani telah mampu menutup biaya produksi dari hasil panen cabai tersebut.</p>
<p>Terlebih, harga cabai saat panen disebut cukup menguntungkan. Berdasarkan informasi yang disampaikan kepala desa, harga cabai berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.</p>
<p>“Petani kita sudah balik modal. Apalagi hari ini, seperti yang disampaikan kepala desa, harga cabai sekitar Rp50 ribu per kilogram. Ini tentu menjadi keuntungan bagi petani,” katanya.</p>
<p>Ia menilai kondisi tersebut perlu dijaga melalui pendampingan dan dukungan yang tepat sasaran agar produktivitas petani tetap tinggi dan harga komoditas tetap memberikan keuntungan yang layak.</p>
<p>Menurutnya, komoditas hortikultura seperti cabai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.</p>
<p>Dengan pengembangan sektor pertanian secara berkelanjutan, Daeng Manye optimistis Takalar memiliki peluang memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat pedesaan.</p>
<p>“Kita akan terus dorong inovasi dan kolaborasi agar pertanian kita semakin maju dan ekonomi warga semakin kuat,” tegasnya.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Daeng Manye juga menyerahkan bantuan mesin pompa air untuk menunjang produktivitas tanaman cabai milik petani.</p>
<p>Selain pompa air, ia turut membagikan gula pasir kepada sejumlah petani yang hadir dalam kegiatan panen tersebut.</p>
<p>(Mansyur)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.retorika.co.id/pemerintahan/bupati-daeng-manye-turun-ke-lahan-panen-cabai-bersama-warga/12735/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
